Senin, 16 Mei 2011
Selasa, 03 Mei 2011
It wouldn't last forever..
You are my North, my South, my East, my West,
my working weeks and my Sunday rest,
my noon, my midnight, my talk, my songs...
I thought that love would last forever:
I was wrong...
my working weeks and my Sunday rest,
my noon, my midnight, my talk, my songs...
I thought that love would last forever:
I was wrong...
Kamis, 07 April 2011
Kenapa begitu sulit, Tuhan...
inilah hidup.
kadang buruknya tidak terlihat, bagusnya tidak terasa. Kadang kesalahan tidak begitu nyata, dan menjalani kesadaran itu terasa sangat sulit. memang sulit. saat kau tau salah, saat kau tau ada begitu banyak alasan untuk berhenti, yang kau jalani tetap jalan yang sama. Tanpa disadari kita semua sadar, tapi tak bisa menjalani kesadaran itu.
kau akan mati.
bahkan sampai saat kita tau kita akan mati, rasanya untuk menggeser sedikit jalan saja seperti lebih baik mempertaruhkan nyawa untuk mati.
kenapa begitu sulit, Tuhan...
kadang buruknya tidak terlihat, bagusnya tidak terasa. Kadang kesalahan tidak begitu nyata, dan menjalani kesadaran itu terasa sangat sulit. memang sulit. saat kau tau salah, saat kau tau ada begitu banyak alasan untuk berhenti, yang kau jalani tetap jalan yang sama. Tanpa disadari kita semua sadar, tapi tak bisa menjalani kesadaran itu.
kau akan mati.
bahkan sampai saat kita tau kita akan mati, rasanya untuk menggeser sedikit jalan saja seperti lebih baik mempertaruhkan nyawa untuk mati.
kenapa begitu sulit, Tuhan...
Sabtu, 12 Maret 2011
Alasan yang sama
sampai kapan aku harus menyalahkan masa lalu..kenapa aku selalu begitu...
hidupmu tak akan lebih baik dengan seperti itu...
sudah lihat kan? kau tak akan melangkah maju...
kau membuang harapan...
hidupmu tak akan lebih baik dengan seperti itu...
sudah lihat kan? kau tak akan melangkah maju...
kau membuang harapan...
Minggu, 23 Januari 2011
Sabtu, 22 Januari 2011
Rabu, 23 September 2009
this feeling killing me
kau tahu,
saat kita memutuskan untuk melupakan,
disitu ada dua jalan yang telah kau buka.
kau akan menghapus jejak dengan paksa
kau akan menekan hatimu untuk menghilangkan,
kau akan dengan cepat merasa lega,
sesaat...
tapi bearti kau mematri lebih dalam perasaanmu
semakin kau mencoba melupakannya dengan paksa
semakin banyak hal yang kau ingat untuk dilupakan
semakin sulit...
semua hal, akan memburumu lebih cepat dari biasanya
kau akan terluka lagi,
lebih dalam...
suatu saat kau mengingatnya,
kau akan tahu bahwa kau melupakannya dengan menyiksa dirimu sendiri.
kau menyeret dirimu dalam ketidaktulusan.
kau akan semakin tersiksa saat tiba-tiba kau mengingatnya.
bahkan dengan sepenuh hatipun tak akan membuatnya lebih baik...
seperti aku,
yang menangis lagi untuk hal yang kupaksakan...
lalu seperti apa lagi gerangan yang harus dilakukan?
aku lebih memilih untuk menangis dalam diam.
aku tak suka memelankoliskan diriku yang sudah seperti ini.
karna jika aku tau caranya,
mimpi-mimpi itu tak akan pernah datang lagi.
aku tau itu tak berarti,
tapi lebih dari itu,
aku yakin perasaanku tak mati membeku seperti yang kupikirkan sebelumnya.
ternyata aku masih hidup...
bukankah itu kabar baik?
bukankah itu sisi positifnya?
yah, walaupun aku tak merasa lebih baik dari sebelumnya...
tidak..
perasaan itu tetap mencabik-cabik hatiku
dan menjatuhkannya ke jurang yang paling dalam.
jauh disana,
aku tak tau apakah ini berarti untuknya atau tidak.
tak ada gunanya memang...
perasaan ini terlalu dalam...
aku benci telah, dan masih mencintainya...
heh, stupid hurtful...
saat kita memutuskan untuk melupakan,
disitu ada dua jalan yang telah kau buka.
kau akan menghapus jejak dengan paksa
kau akan menekan hatimu untuk menghilangkan,
kau akan dengan cepat merasa lega,
sesaat...
tapi bearti kau mematri lebih dalam perasaanmu
semakin kau mencoba melupakannya dengan paksa
semakin banyak hal yang kau ingat untuk dilupakan
semakin sulit...
semua hal, akan memburumu lebih cepat dari biasanya
kau akan terluka lagi,
lebih dalam...
suatu saat kau mengingatnya,
kau akan tahu bahwa kau melupakannya dengan menyiksa dirimu sendiri.
kau menyeret dirimu dalam ketidaktulusan.
kau akan semakin tersiksa saat tiba-tiba kau mengingatnya.
bahkan dengan sepenuh hatipun tak akan membuatnya lebih baik...
seperti aku,
yang menangis lagi untuk hal yang kupaksakan...
lalu seperti apa lagi gerangan yang harus dilakukan?
aku lebih memilih untuk menangis dalam diam.
aku tak suka memelankoliskan diriku yang sudah seperti ini.
karna jika aku tau caranya,
mimpi-mimpi itu tak akan pernah datang lagi.
aku tau itu tak berarti,
tapi lebih dari itu,
aku yakin perasaanku tak mati membeku seperti yang kupikirkan sebelumnya.
ternyata aku masih hidup...
bukankah itu kabar baik?
bukankah itu sisi positifnya?
yah, walaupun aku tak merasa lebih baik dari sebelumnya...
tidak..
perasaan itu tetap mencabik-cabik hatiku
dan menjatuhkannya ke jurang yang paling dalam.
jauh disana,
aku tak tau apakah ini berarti untuknya atau tidak.
tak ada gunanya memang...
perasaan ini terlalu dalam...
aku benci telah, dan masih mencintainya...
heh, stupid hurtful...
Langganan:
Postingan (Atom)